#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

Sejarah

 

Sebelum berdirinya BNNK Sumbawa Barat atas dasar usulan dan harapan dari berbagai pihak agar dibentuknyalembaga Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumbawa Barat maka pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat yang dipimpin oleh Bupati DR. KH. Zulkifli Muhadli, S.H.,M.H.  terlebih dahulu membentuk Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sumbawa Barat dibawah Naungan Pemkab.  Sumbawa Barat.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa Barat lahir pada tanggal 30 september 2011 melalui keputusan Kepala BNN RI No: KEP/170/IX/2011/BNN merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan menjadi BNN Kabupaten yang pertama lahir di Pulau Sumbawa.

Kepala BNNK Sumbawa Barat yang pertama yaitu Bapak M. Jafar Yusuf , S.Sos. sekaligus sebagai salah satu  inisiator berdirinya BNNK Sumbawa Barat. Tepat pada tanggal 01 April 2013 Kepala BNNK Sumbawa Barat yang pertama Bapak M. Jafar Yusuf, S.Sos. secara resmi masuk masa purna bakti, selanjutnya estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh Bapak Aakhirudin Juliadi, SKM.,M.Si. yang dipercayakan selaku plt. Kepala BNNK Sumbawa Barat sampai dengan tanggal 13 Februari 2014.

Selanjutnya terhitung mulai tanggal 14 februari 2014 BNNK Sumbawa Barat dipimpin oleh Kompol Denny Priadi, S.Sos. sesuai SKEP Kepala BNN RI No. KEP/468/XII/2013/BNN. Kepala BNNK Sumbawa Barat berikutnya yaitu AKBP JOLMADI, S.Pd. yang mulai pada November 2016 s/d Bulan Mei 2018 kemudian AKBP HURRI NUGROHO, S.H., M.H. yang mulai Bulan Mei 2018 s/d Bulan Juli 2019 dan AKBP CHEPPY AHMAD HIDAYAT, S.Ag.Periode bulan juli 2019 s/d Sekarang.

Dengan adanya perwakilan BNN di setiap daerah, memberi ruang gerak yang lebih luas dan strategis bagi BNN dalam upaya P4GN. Dalam upaya peningkatan performa pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap Narkoba, dan demi tercapainya Kabupaten Sumbawa Barat Bersih Narkoba (Bersinar).Sejarah